Sabtu, 20 Februari 2016

Hari Peduli Sampah Nasional

Selamat hari peduli sampah nasional! ^^

Menyambut hari peduli sampah nasional, topik review hari ini adalah pengolahan sampah nasional. Perlu diketahui bahwa beberapa tahun terakhir ini, Indonesia disebut-sebut sebagai salah satu negera penghasil sampah terbesar di dunia, khususnya sampah plastik. Cukup memprihatinkan jika mendengar kabar tersebut, tapi kenyataannya setiap hari aktivitas manusia tidak akan terlepas dari penggunaan plastik.

Tahukah kalian sampah yang dihasilkan setiap hari, baik sampah organik maupun anorganik dapat dimanfaatkan kembali menjadi suatu barang bernilai guna tinggi dan menghasilkan uang dengan biaya produksi yang murah? Bahkan tidak hanya bahan sederhana yang dapat sering ditemukan sehari-hari tetapi juga bahan-bahan bekas lain seperti jok, kain kulit, dan lain-lain.

Pengolahan sampah pun bervariasi. Berikut adalah olahan sampah dari barang sederhana hingga barang yang sulit dicari dan juga olahan dengan harga jual murah hingga mahal.







Seiring berkembangnya jaman, kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kebersihan lingkungan semakin besar. Tak hanya itu, tetapi semakin banyak industri rumah yang menghasilkan produk-produk daur ulang sampah. Barang-barang daur ulang yang dihasilkan industri rumah tangga pun sangat diminati masyarakat. Dengan kata lain, barang-barang daur ulang yang dihasilkan memiliki nilai guna yang tinggi. 

Untuk menunjukkan kepedulian terhadap sampah, selain mendaur ulang sampah, masyarakat Indonesia juga dapat membuang sampah pada tempatnya dan memilih sampah berdasarkan jenisnya untuk menunjukkan kepedulian terhadap sampah. Walaupun perlahan semakin banyak orang yang membuang sampah pada tempatnya, tetapi mereka belum terbiasa untuk membuang sampah berdasarkan jenisnya.


Mungkin tidak banyak orang yang mengetahui kegunaan dari memilah sampah, sehingga masih banyak orang yang membuang sampah bersamaan tanpa dipilah terlebih dahulu. Dengan memilah sampah, maka sampah-sampah non organik  dapat didistribusikan ke industri-industri daur ulang untuk dipergunakan kembali, sementara sampah organik dapat dibuang ke tempat pembuangan sampah ataupun didistribusikan ke industri pupuk rumahan. Untuk sampah B3 ( Bahan Beracun dan Berbahaya ) tidak dapat sembarangan dibuang karena mengandung bahan kimia yang dapat merusak lingkungan atau yang lebih berbahaya yaitu meledak jika bereaksi dengan bahan lainnya. Sampah B3 yang telah terkumpul akan melalui proses pengolahan kembali atau pembuangan limbah kimia yang seharusnya.

Melalui tulisan ini, aku harap kesadaran masyarakat terhadap lingkungan khususnya sampah di sekitar lingkungan kita semakin besar karena hal-hal sederhana seperti yang dijelaskan di atas dapat memberikan dampak yang besar bagi lingkungan kita.
Selamat hari peduli sampah nasional! ^^

Menyambut hari peduli sampah nasional, topik review hari ini adalah pengolahan sampah nasional. Perlu diketahui bahwa beberapa tahun terakhir ini, Indonesia disebut-sebut sebagai salah satu negera penghasil sampah terbesar di dunia, khususnya sampah plastik. Cukup memprihatinkan jika mendengar kabar tersebut, tapi kenyataannya setiap hari aktivitas manusia tidak akan terlepas dari penggunaan plastik.

Tahukah kalian sampah yang dihasilkan setiap hari, baik sampah organik maupun anorganik dapat dimanfaatkan kembali menjadi suatu barang bernilai guna tinggi dan menghasilkan uang dengan biaya produksi yang murah? Bahkan tidak hanya bahan sederhana yang dapat sering ditemukan sehari-hari tetapi juga bahan-bahan bekas lain seperti jok, kain kulit, dan lain-lain.

Pengolahan sampah pun bervariasi. Berikut adalah olahan sampah dari barang sederhana hingga barang yang sulit dicari dan juga olahan dengan harga jual murah hingga mahal.







Seiring berkembangnya jaman, kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kebersihan lingkungan semakin besar. Tak hanya itu, tetapi semakin banyak industri rumah yang menghasilkan produk-produk daur ulang sampah. Barang-barang daur ulang yang dihasilkan industri rumah tangga pun sangat diminati masyarakat. Dengan kata lain, barang-barang daur ulang yang dihasilkan memiliki nilai guna yang tinggi. 

Untuk menunjukkan kepedulian terhadap sampah, selain mendaur ulang sampah, masyarakat Indonesia juga dapat membuang sampah pada tempatnya dan memilih sampah berdasarkan jenisnya untuk menunjukkan kepedulian terhadap sampah. Walaupun perlahan semakin banyak orang yang membuang sampah pada tempatnya, tetapi mereka belum terbiasa untuk membuang sampah berdasarkan jenisnya.


Mungkin tidak banyak orang yang mengetahui kegunaan dari memilah sampah, sehingga masih banyak orang yang membuang sampah bersamaan tanpa dipilah terlebih dahulu. Dengan memilah sampah, maka sampah-sampah non organik  dapat didistribusikan ke industri-industri daur ulang untuk dipergunakan kembali, sementara sampah organik dapat dibuang ke tempat pembuangan sampah ataupun didistribusikan ke industri pupuk rumahan. Untuk sampah B3 ( Bahan Beracun dan Berbahaya ) tidak dapat sembarangan dibuang karena mengandung bahan kimia yang dapat merusak lingkungan atau yang lebih berbahaya yaitu meledak jika bereaksi dengan bahan lainnya. Sampah B3 yang telah terkumpul akan melalui proses pengolahan kembali atau pembuangan limbah kimia yang seharusnya.

Melalui tulisan ini, aku harap kesadaran masyarakat terhadap lingkungan khususnya sampah di sekitar lingkungan kita semakin besar karena hal-hal sederhana seperti yang dijelaskan di atas dapat memberikan dampak yang besar bagi lingkungan kita.

Sabtu, 13 Februari 2016

Baby It's You

Judul : Baby It's You
Pengarang : Meliana Zaenudin
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Genre : Amore
Terbit : 2015
Jumlah : 224 halaman
ISBN : 978 - 602 - 03 - 2284 - 1


Nana merasa kalau Kibum, sahabatnya, bukan definisi pria idaman baginya. Tentu saja Kibum tampan, punya uang, terkenal, dan dari keluarga baik-baik. Tapi lelaki itu bermulut tajam, sembarangan, dan terkadang sinis. Apalagi Kibum milik Hwiseong, gadis cantik anggota girlband Purple, sebagai pacar barunya.

Kibum selalu berpikir, Nana hanya cocok jadi sahabat. Mana ada pria normal yang menganggap gadis keturunan Jepang-Korea, dengan rambut pendek, gaya urakan, itu sebagai wanita idaman? Nana juga sudah memiliki Jonghun, walau Kibum berkali-kali menanyakan alasannya.

Mungkin dengan jalan yang berputar-putar dan lari ke sana kemari akan membuatmu semakin yakin bahwa orang yang benar-benar mencintaimu akan selalu ada di sampingmu, bagaimana pun situasinya. Saat tersadar, kau akan tahu dia memang ditakdirkan untukmu!

***

Baby It's You merupakan kelanjutan dari novel berjudul Seoul Love Story dan A Love Like An Obsession. Walaupun novel ini adalah kelanjutan dari novel sebelum-sebelumnya, tapi cerita yang diangkat dalam novel ini berbeda dengan sebelumnya, sehingga pembaca tidak perlu membeli terlebih dahulu novel sebelumnya. Masih mengambil pemeran utama yang sama, yaitu anggota personil dari boyband korea Blue, Baby It's You menceritakan mengenai percintaan salah satu personil Blue, Kibum dan Nana, vokalis band White Lion.

Tema cerita pada novel ini juga berbeda dari sebelumnya. Apabila novel Seoul Love Story  mengangkat tentang permasalahan cinta segiempat dan status sosial, sementara A Love Like An Obsession menceritakan tentang kemelut perasaan antara kakak-adik atau benar-benar saling mencintai, serta persaingan di dunia hiburan, Baby It's You menyajikan sebuah cerita mengenai persahabatan yang berubah menjadi cinta tanpa disadari. Bagaimana bisa tidak disadari? Semua itu karena kedua tokoh utama dalam cerita ini berwatak keras. Menurutku, Kibum dan Nana merupakan pasangan teraneh di Blue. Mereka sangat suka bertengkar, dan mencaci maki satu sama lain, bahkan tak ragu-ragu untuk beradu fisik sekalipun. Watak keras tersebut membuat mereka tidak bisa mengakui perasaan mereka sesungguhnya.

Jalan cerita yang dibuat Kak Meliana, sang penulis, sungguh membuat pembaca greget dengan tindakan Kibum dan Nana. Berpacaran dengan orang yang tidak mereka cintai dan sikap Hwiseong yang sangat kekanak-kanakan membuat pembaca bertanya-tanya bagaimana cinta Kibum dan Nana akan bersatu. Judul yang diberikan untuk novel ini pun sangat sesuai dengan ceritanya. Melalui judul tersebut, kita dapat mengetahui bahwa novel ini menceritakan semacam pencarian terhadap kekasih yang sesungguhnya, walaupun pada novel ini diceritakan bahwa pemeran utama sampai berpacaran dengan orang lain terlebih dahulu, namun inilah dia kekasih sesungguhnya.

Tema yang diambil Kak Meliana pada dasarnya sudah bagus, tapi klimaks pada novel ini kurang menarik emosional pembaca. Alangkah lebih baik jika klimaks yang dihadapi tokoh utama dibuat sedikit rumit lagi, seperti yang ada pada Seoul Love Story. Misalnya Hwiseong yang pada novel tersebut hanya bisa mem-bully dari belakang, akhirnya berani bertindak kasar, atau berbagai macam klimaks lain yang bisa mengangkat emosi pembaca secara menyeluruh. Walau begitu, aku cukup suka dengan klimaks yang sederhana itu karena apa yang ingin Kak Meliana sampaikan dalam cerita ini dapat tersampaikan dengan mudah. Itu merupakan sesuatu yang luar biasa. Dibalik kekurangan, ada kelebihan lain yang jauh lebih penting untuk ditonjolkan. Novel ini benar-benar mengajarkanku bahwa cinta tidak selamanya lurus. Terkadang kita akan diajak berputar-putar dari satu orang ke orang lain. Namun, cinta tidak akan pernah pergi jauh, karena sejauh-jauhnya kita berputar, apabila dia memang orang yang ditakdirkan untuk kita, maka perjalanan yang berputar-putar itu akan menuntun kita untuk yakin bahwa dia adalah orang yang tepat.
Judul : Baby It's You
Pengarang : Meliana Zaenudin
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Genre : Amore
Terbit : 2015
Jumlah : 224 halaman
ISBN : 978 - 602 - 03 - 2284 - 1


Nana merasa kalau Kibum, sahabatnya, bukan definisi pria idaman baginya. Tentu saja Kibum tampan, punya uang, terkenal, dan dari keluarga baik-baik. Tapi lelaki itu bermulut tajam, sembarangan, dan terkadang sinis. Apalagi Kibum milik Hwiseong, gadis cantik anggota girlband Purple, sebagai pacar barunya.

Kibum selalu berpikir, Nana hanya cocok jadi sahabat. Mana ada pria normal yang menganggap gadis keturunan Jepang-Korea, dengan rambut pendek, gaya urakan, itu sebagai wanita idaman? Nana juga sudah memiliki Jonghun, walau Kibum berkali-kali menanyakan alasannya.

Mungkin dengan jalan yang berputar-putar dan lari ke sana kemari akan membuatmu semakin yakin bahwa orang yang benar-benar mencintaimu akan selalu ada di sampingmu, bagaimana pun situasinya. Saat tersadar, kau akan tahu dia memang ditakdirkan untukmu!

***

Baby It's You merupakan kelanjutan dari novel berjudul Seoul Love Story dan A Love Like An Obsession. Walaupun novel ini adalah kelanjutan dari novel sebelum-sebelumnya, tapi cerita yang diangkat dalam novel ini berbeda dengan sebelumnya, sehingga pembaca tidak perlu membeli terlebih dahulu novel sebelumnya. Masih mengambil pemeran utama yang sama, yaitu anggota personil dari boyband korea Blue, Baby It's You menceritakan mengenai percintaan salah satu personil Blue, Kibum dan Nana, vokalis band White Lion.

Tema cerita pada novel ini juga berbeda dari sebelumnya. Apabila novel Seoul Love Story  mengangkat tentang permasalahan cinta segiempat dan status sosial, sementara A Love Like An Obsession menceritakan tentang kemelut perasaan antara kakak-adik atau benar-benar saling mencintai, serta persaingan di dunia hiburan, Baby It's You menyajikan sebuah cerita mengenai persahabatan yang berubah menjadi cinta tanpa disadari. Bagaimana bisa tidak disadari? Semua itu karena kedua tokoh utama dalam cerita ini berwatak keras. Menurutku, Kibum dan Nana merupakan pasangan teraneh di Blue. Mereka sangat suka bertengkar, dan mencaci maki satu sama lain, bahkan tak ragu-ragu untuk beradu fisik sekalipun. Watak keras tersebut membuat mereka tidak bisa mengakui perasaan mereka sesungguhnya.

Jalan cerita yang dibuat Kak Meliana, sang penulis, sungguh membuat pembaca greget dengan tindakan Kibum dan Nana. Berpacaran dengan orang yang tidak mereka cintai dan sikap Hwiseong yang sangat kekanak-kanakan membuat pembaca bertanya-tanya bagaimana cinta Kibum dan Nana akan bersatu. Judul yang diberikan untuk novel ini pun sangat sesuai dengan ceritanya. Melalui judul tersebut, kita dapat mengetahui bahwa novel ini menceritakan semacam pencarian terhadap kekasih yang sesungguhnya, walaupun pada novel ini diceritakan bahwa pemeran utama sampai berpacaran dengan orang lain terlebih dahulu, namun inilah dia kekasih sesungguhnya.

Tema yang diambil Kak Meliana pada dasarnya sudah bagus, tapi klimaks pada novel ini kurang menarik emosional pembaca. Alangkah lebih baik jika klimaks yang dihadapi tokoh utama dibuat sedikit rumit lagi, seperti yang ada pada Seoul Love Story. Misalnya Hwiseong yang pada novel tersebut hanya bisa mem-bully dari belakang, akhirnya berani bertindak kasar, atau berbagai macam klimaks lain yang bisa mengangkat emosi pembaca secara menyeluruh. Walau begitu, aku cukup suka dengan klimaks yang sederhana itu karena apa yang ingin Kak Meliana sampaikan dalam cerita ini dapat tersampaikan dengan mudah. Itu merupakan sesuatu yang luar biasa. Dibalik kekurangan, ada kelebihan lain yang jauh lebih penting untuk ditonjolkan. Novel ini benar-benar mengajarkanku bahwa cinta tidak selamanya lurus. Terkadang kita akan diajak berputar-putar dari satu orang ke orang lain. Namun, cinta tidak akan pernah pergi jauh, karena sejauh-jauhnya kita berputar, apabila dia memang orang yang ditakdirkan untuk kita, maka perjalanan yang berputar-putar itu akan menuntun kita untuk yakin bahwa dia adalah orang yang tepat.

Kamis, 19 Juni 2014

Resensi Touché Alchemist

Judul Buku : Touché Alchemist
Pengarang : Windhy Puspitadewi
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2014
Tebal Halaman : 224 halaman
ISBN : 978-602-03-0335-2



Touché Alchemist merupakan sekuel kedua dari Touché karya Windhy Puspitadewi. Masih mengangkat tentang kemampuan Touché, buku kedua ini menyuguhkan cerita dengan penokohan yang berbeda dan alur yang sangat menegangkan dibandingkan dengan buku pertamanya. Pada buku ini, Windhy akan mengajak pembaca berkeliling kota New York seraya menyelidiki kasus-kasus di kepolisian.
Hiro Morrison, tokoh utama dalam Touché Alchemist ini merupakan anak genius keturunan Jepang-Amerika yang secara tidak sengaja berkenalan dengan Detektif Samuel Hudson dari Kepolisian New York dan putrinya, Karen, saat terjadi suatu kasus pembunuhan. Hiro memiliki kemampuan khusus dalam mengenali suatu zat kimia dari benda apa pun yang disentuhnya sehingga Detektif Samuel Hudson memintanya menjadi konsultan bagi Kepolisian New York, hingga akhirnya terjadi pengeboman berantai di New York. Tak hanya itu, tiba-tiba muncul seseorang yang mengetahui kemampuan Hiro dan orang tersebut selalu menghampiri Hiro.

Cukup banyak kesamaan Touché maupun Touché Alchemist, khusunya dalam karakter tokoh, selain kedua buku tersebut yang sama-sama menceritakan tentang kemampuan Touché. Di Touché, tokoh yang digandrungi perempuan remaja dan dianggap sempurna adalah Indra karena sifatnya dingin, jago beladiri, pintar, tapi peduli terhadap temannya. Touché Alchemist pun mempunyai sosok "Indra" dalam rupa keturunan Jepang-Amerika, yaitu Hiro. Hiro memiliki beberapa sifat dan keahlian seperti Indra, yaitu dingin, pintar, dan peduli kepada orang yang disayanginya. Namun, ada perbedaan antara Hiro dan Indra, yaitu kepercayaan diri. Jika berbicara tentang kepercayaan diri, Hiro-lah orangnya, bahkan dalam salah satu bagian dalam Touché Alchemist, Hiro dengan yakinnya mengatakan bahwa dia berada di tingkat Ionosfer, yaitu salah satu tingkat tertinggi pada lapisan atmosfer Bumi yang berarti Hiro menganggap dirinya lebih pintar dibanding siapapun.

Walau karakter kedua tokoh pada kedua buku tersebut hampir sama, tapi jika dibandingkan dengan Touché, Touché Alchemist memiliki banyak kelebihan dalam buku teenlit fantasi. Touché Alchemist menyuguhkan banyak teka-teki kriminal yang dapat membuat pembaca penasaran dan merasa bahwa sang penulis sangat hebat dapat memikirkan segala bentuk tindak kriminal hingga cara mengungkapkannya. Berbeda dengan Touché yang hanya menyuguhkan teka-teki sederhana dalam menemukan seseorang saja. Selain itu, menjelang akhir cerita atau sebagai konflik menurun, Touché Alchemist masih menyuguhkan teka-teki, sehingga dapat dikatakan teka-teki yang diberikan tidak akan pernah habis.

Seperti halnya Touché, akan banyak kejutan yang diberikan oleh Touché Alchemist, termasuk si "pembuat masalah" yang tak akan disangka-sangka seperti Touché pula dan itu menjadi nilai plus lagi bagi Touché Alchemist. Dapat dikatakan bahwa Touché Alchemist belajar dari kekurangan Touché dan berusaha menyempurkannya sehingga sulit ditemukan kesalahan atau ketidakpuasaan pada buku ini.

Meski begitu, jika diperhatikan dengan seksama, terdapat keganjalan pada cerita Touché Alchemist, yaitu kemunculan Yunus King. Kemunculan Yunus King di hadapan Hiro dan memperkenalkan dirinya, lalu setelah segala masalah selesai, Yunus kembali ke Indonesia lagi membuat pembaca sedikit bertanya-tanya untuk apa Yunus ke Amerika dan mencari-cari Hiro. Alangkah lebih baik jika Yunus menjelaskan dengan detail alasan ia mendatangi Hiro dan menjelaskan kemampuan Touché kepada Hiro seperti pada buku pertama, di mana Yunus menjelaskan kepada Indra dan Riska untuk berhati-hati dan jangan sampai menggunakan kemampuan mereka untuk hal yang jahat.

Buku yang sangat cocok untuk direkomendasi, khususnya kepada para penggemar buku-buku fantasi dan detektif. Semoga juga masih ada kelanjutannya karena masih belum terjawab alasan Yunus menemui Hiro dan kembali lagi ke Indonesia.
Judul Buku : Touché Alchemist
Pengarang : Windhy Puspitadewi
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2014
Tebal Halaman : 224 halaman
ISBN : 978-602-03-0335-2



Touché Alchemist merupakan sekuel kedua dari Touché karya Windhy Puspitadewi. Masih mengangkat tentang kemampuan Touché, buku kedua ini menyuguhkan cerita dengan penokohan yang berbeda dan alur yang sangat menegangkan dibandingkan dengan buku pertamanya. Pada buku ini, Windhy akan mengajak pembaca berkeliling kota New York seraya menyelidiki kasus-kasus di kepolisian.
Hiro Morrison, tokoh utama dalam Touché Alchemist ini merupakan anak genius keturunan Jepang-Amerika yang secara tidak sengaja berkenalan dengan Detektif Samuel Hudson dari Kepolisian New York dan putrinya, Karen, saat terjadi suatu kasus pembunuhan. Hiro memiliki kemampuan khusus dalam mengenali suatu zat kimia dari benda apa pun yang disentuhnya sehingga Detektif Samuel Hudson memintanya menjadi konsultan bagi Kepolisian New York, hingga akhirnya terjadi pengeboman berantai di New York. Tak hanya itu, tiba-tiba muncul seseorang yang mengetahui kemampuan Hiro dan orang tersebut selalu menghampiri Hiro.

Cukup banyak kesamaan Touché maupun Touché Alchemist, khusunya dalam karakter tokoh, selain kedua buku tersebut yang sama-sama menceritakan tentang kemampuan Touché. Di Touché, tokoh yang digandrungi perempuan remaja dan dianggap sempurna adalah Indra karena sifatnya dingin, jago beladiri, pintar, tapi peduli terhadap temannya. Touché Alchemist pun mempunyai sosok "Indra" dalam rupa keturunan Jepang-Amerika, yaitu Hiro. Hiro memiliki beberapa sifat dan keahlian seperti Indra, yaitu dingin, pintar, dan peduli kepada orang yang disayanginya. Namun, ada perbedaan antara Hiro dan Indra, yaitu kepercayaan diri. Jika berbicara tentang kepercayaan diri, Hiro-lah orangnya, bahkan dalam salah satu bagian dalam Touché Alchemist, Hiro dengan yakinnya mengatakan bahwa dia berada di tingkat Ionosfer, yaitu salah satu tingkat tertinggi pada lapisan atmosfer Bumi yang berarti Hiro menganggap dirinya lebih pintar dibanding siapapun.

Walau karakter kedua tokoh pada kedua buku tersebut hampir sama, tapi jika dibandingkan dengan Touché, Touché Alchemist memiliki banyak kelebihan dalam buku teenlit fantasi. Touché Alchemist menyuguhkan banyak teka-teki kriminal yang dapat membuat pembaca penasaran dan merasa bahwa sang penulis sangat hebat dapat memikirkan segala bentuk tindak kriminal hingga cara mengungkapkannya. Berbeda dengan Touché yang hanya menyuguhkan teka-teki sederhana dalam menemukan seseorang saja. Selain itu, menjelang akhir cerita atau sebagai konflik menurun, Touché Alchemist masih menyuguhkan teka-teki, sehingga dapat dikatakan teka-teki yang diberikan tidak akan pernah habis.

Seperti halnya Touché, akan banyak kejutan yang diberikan oleh Touché Alchemist, termasuk si "pembuat masalah" yang tak akan disangka-sangka seperti Touché pula dan itu menjadi nilai plus lagi bagi Touché Alchemist. Dapat dikatakan bahwa Touché Alchemist belajar dari kekurangan Touché dan berusaha menyempurkannya sehingga sulit ditemukan kesalahan atau ketidakpuasaan pada buku ini.

Meski begitu, jika diperhatikan dengan seksama, terdapat keganjalan pada cerita Touché Alchemist, yaitu kemunculan Yunus King. Kemunculan Yunus King di hadapan Hiro dan memperkenalkan dirinya, lalu setelah segala masalah selesai, Yunus kembali ke Indonesia lagi membuat pembaca sedikit bertanya-tanya untuk apa Yunus ke Amerika dan mencari-cari Hiro. Alangkah lebih baik jika Yunus menjelaskan dengan detail alasan ia mendatangi Hiro dan menjelaskan kemampuan Touché kepada Hiro seperti pada buku pertama, di mana Yunus menjelaskan kepada Indra dan Riska untuk berhati-hati dan jangan sampai menggunakan kemampuan mereka untuk hal yang jahat.

Buku yang sangat cocok untuk direkomendasi, khususnya kepada para penggemar buku-buku fantasi dan detektif. Semoga juga masih ada kelanjutannya karena masih belum terjawab alasan Yunus menemui Hiro dan kembali lagi ke Indonesia.
 
Jendela Review Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template